Langsung ke konten utama

Tutorial php: Function For

Perulangan (loop) For dalam php

Dalam php, terdapat program yang bisa digunakan untuk mengulang suatu aksi. Misalnya saja ya, ketika kita mau memunculkan tulisan “Pinter Ngaji, Jago IT” sebanyak 5 kali, jika kita pake html biasa maka script yang digunakan adalah seperti yang ada di bawah ini


Nanti jadinya seperti gambar di bawah ini.


Sedangkan jika kita menggunakan fungsi perulangan for, maka script yang digunakan lebih ringkas bin mantap gan


Bagaimana penjelasannya? Untuk yang pertama kita kenalan dulu sama strukturnya;

for(init counter; test counter; increment counter){
code to be executed;
}

Sudah paham? (Saya belum bisa alias masih belajar bahasa Inggris kakak…) Hehe, ya deh ane jelasin.
  • Init counter : diisikan sebuah variabel yang bertujuan dari mana kode akan mulai dijalankan
  • Test counter : diisikan sebuah variabel yang bertujuan kapan kode akan berhenti dijalankan
  • Increment counter : sebuah increment/decrement operators yang berfungsi sebagai penambah/pengurang dari variabel itu sendiri. 

Sudah paham?
Jadi, dalam function for, hal-hal yang dibutuhkan untuk bisa melakukan proses perulangan adalah seperti yang tertera di atas. For adalah perintah untuk mengulang kode yang akan dieksekusi. Untuk memulai perulangan, maka dibuatlah kondisi awalnya seperti apa. Untuk mengakhiri perulangan, maka dibuatlah kondisi yang menyebabkan perulangan terhenti. Mengingat jika terdapat sebuah variabel yang sama di dalam php, maka php memproses variabel tersebut sampai nilai final atau akhir dari value variabel tersebut. Dari situlah increment/decrement operators digunakan untuk mengubah nilai variabel secara berkelanjutan sampai nilai yang diminta.

Dalam kasus di atas, kode mulai dijalankan ketika nilai $p = 0. Kemudian karena $p < 5, maka $p mengalami penambahan +1 alias (pada saat tersebut)bernilai 1($p+1) karena adanya increment operator($++). Ketika semua nilai variabel terpenuhi, maka for menjalankan code to be executed alias menampilkan output yang diinginkan. Setelah code to be executed berjalan, maka for mengulang penghitungan kembali. $p yang kini bernilai 1 apakah masih memenuhi persyaratan untuk terus mengulang/menampilkan code to be executed? Karena 1 masih <5 maka code to be executed akan terus muncul(akibat proses penambahan/increment) sampai kondisi akhir dimana $p berhenti ditambahkan(ketika $p=5, sehingga syarat $p<5 tidak terpenuhi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cuma Satu Paragraf

Kadang selalu ada halangan ketika kita mau menulis sesuatu. Tak punya ide untuk dituliskan. Tak menyisihkan waktu untuk menuliskan. Sengaja malas tak mengungkapkan. Tapi nyatanya, seharusnya jika kau memiliki sebuah ide, sepantasnya engkau ikat ide itu. Kata para ulama, jika kau menuntut ilmu, maka ikatlah ilmu itu dengan tulisan. Karena ia(ilmu) itu bagai binatang buruan yang akan dengan mudah lepas jika kau tak mengikatnya. Seperti judulnya. Ini cuma satu paragraf. Sekali lagi, jika kau punya ide, ikatlah ia! Publikasikan walau cuma satu paragraf!

Disalahkan Itu?

Disalahkan itu sakit. Gimana nggak sakit. Lha wong menurut kita benar, tapi ternyata sebuah definisi yang lebih kuat menyatakannya salah. Ya tak apa. Jika sudah sering salah, nanti bisa jadi lupa rasa sakitnya. Disalahkan itu wajar. Wajar. Karena hal yang salah memang harus dibenarkan. Naluri manusia bilangnya begitu. Yang nggak wajar itu kalau kamu salah terus, padahal udah diingetin. Disalahkan itu biasa aja. Beberapa orang bisa menanggapi saran kritikan dan omelan dari kawan maupun lawan dengan lapang dada tanpa terlalu memikirkannya. Katanya, kalau terlalu dipikirkan malah nanti jadi stress. Disalahkan itu tanda perhatian. Dia yang sering menyalahkanmu bisa jadi adalah orang yang memberi perhatian besar padamu. Ciee, hahaha. Jadi, boleh dong sering-sering berbuat salah? Ya jangan. Nanti malah si dia jadi males sama kamu. Wong salah itu datangnya tiba-tiba. Tiba-tiba disalahkan. Disalahkan itu segera dibenahi. Belajarlah dari kesalahanmu. ...

Apa yang Kau Ambil Dari Kawan (Bagian I)

Apakah kamu memiliki teman? Mestinya punya. Dengan beragam keunikan yang dimiliki setiap individu tersebut, kita sering berinteraksi dengan mereka. Punya sebuah cermin? Kalau kau tidak punya, maka akan kukatakan bahwa teman adalah cerminan dari kita. Kurang lebih seperti itu. Apa yang kita lakukan akan merefleksikan siapa diri kita. Misal saja nih ya jika kita berteman dengan pemain moba. Kemudian kita sering duduk di sampingnya yang mana dia sedang men dulek-dulek smartphonenya. Maka secara tidak langsung kita pasti juga sedikit banyak tahu tentang apa yang berhubungan dengan moba. Double kill, enemy killing spree, victory, dan segenap keluarga kosakata yang ada di sana. Tapi bukan hanya itu saja yang kumaksud. Di lain hal yang bisa berpengaruh untuk kita ya, ia jadi nggak bisa diganggu gugat kalau sedang main moba dan yang sejenisnya. Ketika kita ajak dia makan misalnya, terkadang si dia lebih memprioritaskan moba ketimbang makan bareng. Ia jadi tak acuh dengan k...